Kesehatan Jantung Dapat Membaik Dengan Makanan

Mempertahankan kesehatan jantung ialah poin utama untuk dilaksanakan semua orang yang dapat membaik dengan konsumsi makanan secara teratur.

Kenyataannya, penyakit jantung menyumbangkan nyaris sepertiga dari semua kematian di semua dunia.

Ada beberapa hal yang dapat kamu kerjakan untuk mempertahankan kesehatan jantung dan bebas dari penyakit. Seperti teratur olahraga, tidak merokok, mampu mengurus depresi secara baik, dan lakukan pengecekan jantung secara berkala.

Kesehatan Jantung Dapat Membaik dengan Mengkonsumsi 12 Makanan ini

Pusat Pengaturan dan Penjagaan Penyakit Amerika (CDC) mengingatkan jika mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, cholesterol, atau natrium.

Baca Juga: Manfaat Daun Buah Mangga

Sehingga dapat berpengaruh buruk untuk jantung. Oleh karena itu, yok, mulai lihat skema makan setiap hari dengan mengikutkan beberapa makanan yang bagus untuk Kesehatan Jantung Dapat Membaik sebagai berikut ini.

  1. Ikan berlemak

Ikan ialah sumber protein dan asam lemak omega-3 yang bagus untuk jantung, yang mengandung lemak jemu yang rendah. Merilis Medical News Today, banyak orang dengan penyakit atau beberapa orang yang punyai factor resiko kerap direferensikan untuk tingkatkan konsumsi omega-3 melalui konsumsi ikan berlemak.

Konsumsi omega-3 yang cukup membantu turunkan resiko detak jantung abnormal dan perlambat perkembangan plak di arteri.

American Heart Association (AHA) mereferensikan makan 3,5 ons ikan, khususnya ikan berlemak seperti salmon, makerel, haring, sarden, dan tuna albacore yang tinggi asam lemak omega-3 per minggu.

  1. Sayur berdaun hijau

Sayur berdaun hijau seperti bayam, brokoli dan kangkung populer akan vitamin, antioksidannya, dan mineral. Merilis Healthline, sayur berdaun hijau memiliki kandungan vitamin K dan nitrat yang tinggi bisa membantu turunkan tekanan darah dan tingkatkan peranan arteri.

Disamping itu, tingkatkan konsumsi sayur berdaun hijau dapat turunkan resiko penyakit jantung. Berdasar sebuah study dalam jurnal JRSM Cardiovascular Disease tahun 2016, kenaikan konsumsi sayur berdaun hijau dihubungkan dengan kejadian penyakit jantung sampai 16 % lebih rendah.

  1. Biji chia dan biji rami

Biji chia dan biji rami ialah sumber asam lemak omega-3 nabati yang tinggi, seperti asam alfa-linolenat. Omega-3 punyai banyak dampak memberikan keuntungan untuk kesehatan, seperti membantu turunkan kandungan trigliserida.

Kolestrol jahat (low-density lipoprotein atau LDL), dan cholesterol keseluruhan. Terhitung kurangi tekanan darah dan meminimalisir penimbunan plak lemak di arteri.

Disamping itu, berdasar laporan dalam The Canadian Journal of Cardiology tahun 2010, omega-3 turunkan resiko masalah yang bisa mengakibatkan serangan jantung, seperti aritmia dan trombosis.

  1. Kacang-kacangan

Almon, hazelnut, kacang tanah, pecan, pistachio, dan kenari ialah opsi kacang yang sehatkan jantung. Kacang-kacangan itu tinggi protein, serat, mineral, anti-oksidan, dan vitamin.

Berdasar pembahasan ilmiah dalam Journal of Medicinal Food tahun 2013, sebagian besar kacang-kacangan memiliki kandungan fitokimia (senyawa bioaktif, terhitung enzim inhibitor, phytohemagglutinins, fitoestrogen, oligosakarida, saponin, dan senyawa fenolik) yang berperanan dalam metabolisme orang yang mengonsumsinya.

Disamping itu, disebutkan juga jika konsumsi fitokimia dari makanan bisa memberi manfaat kesehatan, membuat perlindungan dari bermacam penyakit atau masalah, seperti penyakit jantung koroner, diabetes, tekanan darah tinggi, dan inflamasi atau peradangan.

  1. Buah berry

Buah berry ialah sumber serat, folat, zat besi, kalsium, vitamin A, vitamin C yang rendah lemak, dan baik. Konsumsi buah beri seperti strobery, blueberry, blackberry, dan rasberi diperlengkapi gizi penting yang mainkan peranan sentra dalam membuat perlindungan jantung.

Buah berry kaya polifenol anti-oksidan yang membantu kurangi resiko penyakit jantung. Berdasar sebuah study dalam jurnal HHS Author Manuscript tahun 2011, buah berry memiliki kandungan bermacam senyawa dan gizi, terhitung antosianin, flavonol, vitamin, dan serat yang kurangi resiko penyakit kardiovaskular.

  1. Tomat

Tomat memiliki kandungan banyak gizi yang bisa membantu mempertahankan kesehatan jantung kita, seperti serat, kalium, vitamin C, folat, dan kolin yang semua bagus untuk jantung.

Merilis Medical News Today, kecuali membantu menahan penyakit jantung, kalium berguna juga untuk otot dan tulang, dan membantu menahan pembangunan batu ginjal.

Mengarah laporan dalam jurnal Archives of Intern Medicine tahun 2011, konsumsi kalium yang lebih rendah dihubungkan dengan kenaikan resiko penyakit kardiovaskular.

  1. Cokelat hitam

Cokelat hitam kaya anti-oksidan seperti flavonoid, yang bisa membantu tingkatkan kesehatan jantung. Merilis Healthline, makan cokelat hitam sudah dihubungkan dengan resiko yang lebih rendah untuk meningkatkan plak kalsifikasi di arteri dan penyakit jantung koroner.

Mencuplik laporan riset dalam jurnal Clinical Nutrition tahun 2011, makan cokelat minimal 2x satu minggu dihubungkan dengan resiko 32 % lebih rendah terserang plak kalsifikasi di arteri.

Disamping itu, ada juga study yang memperlihatkan jika mereka yang makan cokelat minimal 5 kali dalam satu minggu. Sehingga mempunyai resiko penyakit jantung koroner 57 % lebih rendah dibanding mereka yang tidak makan cokelat.

  1. Teh hijau

Teh hijau sudah dihubungkan dengan beberapa manfaat kesehatan, dimulai dari kenaikan pembakaran lemak sampai kenaikan sensitivitas insulin.

Merilis Healthline, teh hijau kaya polifenol dan katekin, yang bisa bertindak selaku anti-oksidan untuk menahan kerusakan sel, kurangi peradangan, dan membuat perlindungan kesehatan jantung.

Mengarah riset yang diterbitkan dalam Journal of the American Dietetic Association tahun 2011. Minum teh hijau terkait dengan pengurangan cholesterol, yang dijumpai salah satunya factor resiko penyakit stroke dan jantung.

Meskipun begitu, riset itu tidak menyebutkan seberapa banyak teh konsumsi teh hijau yang perlu diminum seorang untuk memperoleh faedahnya itu.

  1. Alpukat

Alpukat ialah sumber lemak tidak jemu tunggal yang sehatkan jantung, yang sudah dihubungkan dengan pengurangan kandungan cholesterol dan resiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Menurut sebuah laporan riset dalam Journal of the American Heart Association tahun 2015. Alpukat adalah sumber padat gizi asam lemak tidak jemu tunggal untuk gantikan asam lemak jemu pada makanan untuk turunkan LDL.

Disamping itu, riset itu memperlihatkan jika alpukat mempunyai dampak memberikan keuntungan pada factor resiko kardiovaskular yang melebihi profile asam lemak sehat jantungnya.

  1. Bawang putih

Bawang putih (Allium sativum L.) sudah lama dipakai sebagai obat herbal untuk menyembuhkan bermacam penyakit. Dalam bawang putih mampu untuk membantu tingkatkan kesehatan jantung.

Mengarah di hasil riset dalam Avicenna Journal of Phytomemedicine tahun 2014. Bawang putih mempunyai senyawa yang dipandang bisa kurangi resiko penyakit kardiovaskular. Dengan mempunyai dampak antitumor dan antimikroba, dan memperlihatkan manfaat pada fokus glukosa darah tinggi.

  1. Apel

Buah apel bisa kurangi cholesterol jahat pada tubuh dan membantu penataan gula darah, hingga otomatis bisa kurangi resiko penyakit jantung. Senyawa ini adalah zat anti-oksidan yang bisa membantu turunkan tekanan darah tinggi.

  1. Anggur

Manfaat buah anggur berikut yang dipercaya dapat membantu dalam turunkan resiko penyakit kardiovaskular.

Dampak kesehatan jantung didapatkan karena polifenol yang bekerja untuk menahan penimbunan keping darah, turunkan tekanan darah, dan kurangi resiko berlangsungnya detak jantung tidak teratur.

Buah anggur memiliki kandungan potasium dan serat. Ke-2 nya punyai dampak positif dalam mempertahankan kesehatan jantung.

Tingkatkan konsumsi potasium sekalian kurangi konsumsi garam, dapat turunkan tekanan darah tinggi hingga kurangi resiko sakit jantung dan stroke.

Tidak itu saja, konsumsi potasium yang tinggi mampu menahan raibnya massa otot dan membantu jaga kepadatan mineral tulang.

Itu beberapa makanan yang dapat kamu masukan ke skema makan harian untuk mempertahankan kesehatan jantung. Meskipun begitu, mengkonsumsinya tidak betul-betul membuat kamu terlepas dari resiko penyakit jantung.

Harus disokong dengan pola hidup sehat seperti tidak merokok, olahraga teratur, tidur memadai. Hingga mampu mengurus depresi secara baik, dan lakukan pengecekan kesehatan secara berkala.