Rekomedasi Buah Untuk Kesehatan Kandungan

Rekomedasi Buah Untuk Kesehatan Kandungan

Sepanjang kehamilan, janin akan tergantung pada ibu dalam dapat gizi sehingga harus rutin mengkonsumsi buah untuk menjaga kesehatan kandungan.

Karena itu, skema makan ibu hamil harus benar-benar jadi perhatian. Konsumsi makanan yang sehat dan bervariatif penting sepanjang kehamilan.

Karena gizi yang pas bisa membantu janin untuk berkembang dan tumbuh seperti mestinya. Disamping itu, kenaikan konsumsi mineral dan vitamin bisa membantu ibu hamil jaga badannya pada keadaan sebaik-baiknya.

Rekomedasi Buah yang Baik untuk Kesehatan Kandungan

Makan banyak buah fresh sepanjang kehamilan bisa membantu pastikan ibu dan bayinya masih sehat. Buah fresh memiliki kandungan banyak vitamin, gizi penting, dan sumber serat yang bagus.

Baca Juga: Teknik Pernafasan Membuat Tidur Nyenyak

Di bawah ini tipe buah yang bagus untuk dimakan untuk ibu hamil supaya bisa menjaga kesehatan janin dalam kandungan. Baca sampai habis, ya!

  1. Mangga

Mangga kaya vitamin A dan C. Merilis Healthline, kurangnya vitamin A saat lahir dihubungkan dengan ketahanan tubuh yang lebih rendah dan resiko kompleksitas yang semakin tinggi, seperti diare dan infeksi aliran pernafasan.

Berdasar laporan riset dalam jurnal Nutrients tahun 2019, kehamilan ialah periode keperluan gizi khusus untuk mempertahankan kesehatan ibu dan janin. Sepanjang masa ini, terjadi kenaikan keperluan vitamin A, khususnya pada trimester ke-3 karena ada pemercepatan perubahan janin pada babak ini.

Oleh karena itu, mangga ialah tambahan yang baik untuk skema makan saat hamil. Tetapi, konsumsilah seperlunya bersama bermacam buah yang lain.

  1. Pisang

Pisang memiliki kandungan kandungan tinggi akan:

  • Vitamin C
  • Kalium
  • Vitamin B6 (piridoksina)
  • Serat

Kandungan serat yang tinggi pada pisang bisa membantu menangani sembelit berkaitan kehamilan. Disamping itu, berdasar laporan riset dalam Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research tahun 2014, vitamin B6 dapat membantu menurunkan muntah dan mual di awal kehamilan.

  1. Apel

Apel dibungkus dengan bermacam gizi untuk membantu perkembangan janin, terhitung:

  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Serat
  • Kalium

Disamping itu, apel memiliki kandungan pektin, yakni prebiotik yang memberikan makan bakteri baik di usus.

Satu study yang diedarkan dalam jurnal Thorax tahun 2007 mendapati jika makan apel saat hamil bisa kurangi peluang bayi terserang asma dan alergi dari sekian waktu.

  1. Jeruk

Nyaris 90% kandungan dalam jeruk ialah air. Makan jeruk saat hamil membantu penuhi keperluan cairan badan ibu. Ini penting karena dehidrasi saat hamil dapat berbahaya untuk kesehatan ibu dan janin. Jeruk terhitung buah yang baik untuk ibu hamil karena memiliki kandungan tinggi folat.

Folat bisa membantu perubahan otak dan sumsum tulang belakang pada janin dan menahan janin alami cacat lahir. Disamping itu, kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk bisa membantu tingkatkan ketahanan badan Anda supaya tidak gampang lelah dan sakit.

Kecuali jeruk, lemon menjadi buah yang bagus untuk ibu hamil sebab bisa menantang rasa mual pada pagi hari. Ke-2 nya ini terhitung kelompok buah dengan cita-rasa asam yang unik.

Lemon termasuk juga buah yang baik untuk ibu hamil karena berguna buat menahan dehidrasi dan bersihkan mekanisme pencernaan. Buah ini memiliki kandungan vitamin C buat menahan sembelit pada ibu hamil yang kerap terjadi pada periode kehamilan. Lemon termasuk juga buah yang mengandung kalium, magnesium, dan kalsium untuk ibu hamil yang bagus untuk perkembangan tulang janin.

  1. Alpukat

Alpukat memiliki kandungan semakin banyak folat dibandingkan buah yang lain. Disamping itu, alpukat adalah sumber baik gizi berikut:

  • Asam lemak tidak jemu tunggal
  • Vitamin B
  • Vitamin K
  • Serat
  • Tembaga
  • Magnesium
  • Kalium

Mencuplik dari Medical News Today, alpukat memiliki kandungan lemak sehat yang memberi energi dan membantu menahan cacat tabung saraf. Disamping itu, dapat tingkatkan beberapa sel yang bertanggungjawab untuk membuat jaringan kulit dan otak bayi yang berkembang.

Disamping itu, kalium dalam alpukat bisa menurunkan kram pada kaki, tanda-tanda lain yang biasa terjadi sepanjang kehamilan, khususnya pada trimester ke-3 .

  1. Lemon

Muntah dan mual saat hamil adalah keluh kesah umum yang dapat berpengaruh pada keadaan fisik dan psikis ibu hamil.

Mencuplik laporan riset 2014 dalam Iranian Red Crescent Medical Journal pada 100 ibu hamil dengan muntah dan mual, memperlihatkan jika sebagian orang hamil memberikan laporan kesuksesan dalam memakai lemon atau wewangian lemon untuk membantu menurunkan mual berkaitan kehamilan.

Disamping itu, lemon tinggi akan vitamin C yang bisa membantu merangsang mekanisme pencernaan untuk menurunkan sembelit.

  1. Buah berry

Buah berry seperti blueberry, rasberi, strobery, blackberry, dan goji berry kaya sumber yang bagus, misalnya:

  • Karbohidrat
  • Vitamin C
  • Serat
  • Folat

Merilis Healthline, jika karbohidrat memberikan energi yang paling diperlukan saat periode kehamilan. Disamping itu, gizi itu bisa juga dengan gampang melalui plasenta untuk memberikan nutrisi janin.

Oleh karena itu, penting untuk makan sejumlah besar karbohidrat kompleks yang padat gizi seperti buah berry, bukan karbohidrat simpel yang diolah seperti donat, kue, dan kue kering.

  1. Jambu biji

Jambu biji memiliki kandungan gabungan gizi yang bervariatif hingga bagus untuk ibu hamil, salah satunya:

  • Vitamin C dan E
  • Polifenol
  • Karotenoid
  • Isoflavonoid
  • Folat

Merilis Medical News Today, makan jambu biji sepanjang kehamilan bisa membantu mengurangi otot, memperlancar pencernaan, dan kurangi sembelit.

  1. Semangka

Semangka terhitung buah yang baik dan bagus untuk ibu hamil karena kaya air. Makan semangka bisa memenuhi keperluan cairan badan, hilangkan haus, dan memenuhi konsumsi vitamin A, C, B6, magnesium, dan kalium.

Makan buah semangka dipercayai bisa membantu mencegah mual pada pagi hari saat hamil. Di trimester 3 kehamilan, buah ini dipercayai bisa kurangi lebam pada tangan dan kaki dan menahan kram otot.

  1. Buah naga

Ada dua tipe buah naga, yaitu buah naga putih dan buah naga merah. Ke-2 tipe buah naga ini sama bisa memberi manfaat bagus untuk ibu hamil. Ini karena menyaksikan dari kandungan gizinya, ke-2 tipe buah naga ini sama memiliki kandungan gizi dengan jumlah yang tidak berbeda jauh dan baik untuk ibu hamil.

Menurut Data Formasi Pangan Indonesia dari Kemenkes RI, dalam 100 g (gr) buah naga merah memiliki kandungan 71 kalori (kal) energi, protein 1,7 gr, lemak 3,1 gr, dan karbohidrat 9,1 gr. Sementara dalam 100 gram buah naga putih memiliki kandungan 56 kal energi, 0,8 gr protein, 1 gr lemak, dan 10,9 gr karbohidrat.

Buah naga merah dan putih kaya bermacam vitamin dan mineral, salah satunya zat besi dan vitamin C, yang menambahkan banyak daftar manfaat untuk ibu hamil. Manfaat buah naga dipandang bisa membantu menambahkan kandungan hemoglobin untuk ibu hamil. Ini pasti jadi berita baik karena ibu hamil beresiko tinggi alami anemia.

Berdasar Indonesian Journal of Public Health, ibu hamil yang minum juice buah naga secara teratur tiap hari alami kenaikan kandungan hemoglobin. Hasil yang juga sama disokong oleh Belitung Nursing Journal.

Dalam jurnal ini didapat hasil jika tidak cuma kandungan hemoglobin yang alami kenaikan, tapi kandungan eritrosit pada tubuh ibu hamil ikut juga makin bertambah.

Itu kenapa buah naga dipandang punyai banyak manfaat bagus untuk ibu hamil. Dari sisi menambahkan konsumsi gizi sepanjang kehamilan, buah yang ini dapat jadi penjagaan sekalian penyembuhan anemia saat hamil.

  1. Pir

Buah pir memberi banyak gizi, misalnya:

  • Serat
  • Kalium
  • Folat

Memperoleh banyak serat dalam periode kehamilan bisa membantu memudahkan sembelit dan tanda-tanda kehamilan umum yang lain. Disamping itu, kalium yang ada dalam buah pir berguna untuk kesehatan jantung untuk ibu dan bayi. Ini menggairahkan pergantian sel.

Itu buah-buahan bergizi yang bagus untuk dimakan ibu hamil. Buah adalah sumber gizi baik yang penting sepanjang kehamilan karena bisa memberi vitamin, folat, serat, dan banyak, yang semua membantu mempertahankan kesehatan ibu dan bayi. Satu kembali yang tidak kalah penting, tidak boleh terlewat kontrol kehamilan secara periodik, ya!